Menu Close

Benarkah Amandel Membuat Anak Mendengkur?

Amandel – Apakah si kecil mendengkur setiap malam? Bisa disebabkan oleh tonsilitis. Simak penjelasan berikut untuk mengetahuinya.

Tonsilitis adalah penyakit yang sangat umum terjadi pada anak-anak. Beberapa dari penyakit ini akut dan yang lainnya kronis. Lalu ada juga yang percaya bahwa tonsilitis bisa membuat si kecil mendengkur. Namun, apakah benar dan apa efek kesehatan dari seorang anak kecil? Simak ulasannya di bawah ini.

Tonsilitis biasanya menimbulkan berbagai gejala berupa demam, kehilangan nafsu makan, nyeri saat menelan, batuk, dan tenggorokan gatal. Gejala lain yang dikatakan terkait dengan amandel adalah mendengkur.

Mendengkur adalah suara yang muncul saat seseorang sedang tidur akibat adanya halangan pada saluran udara bagian atas. Ketika udara melewati saluran udara terbatas karena halangan tersebut, akan ada getaran dan kemungkinan mendengkur.

Volume mendengkur dipengaruhi oleh jumlah udara yang melewati saluran udara. Ini juga dipengaruhi oleh kecepatan getaran jaringan tenggorokan.

Mendengkur anak dan sindrom apnea tidur obstruktif (OSAS)

Mendengkur sebenarnya adalah sesuatu yang cukup sering terjadi pada anak Anda, tetapi mereka biasanya terkadang mendengkur. Misalnya, malam hari setelah anak Anda melakukan aktivitas berat. Namun, sekitar 10% anak mendengkur hampir setiap malam, yang seharusnya menjadi alasannya.

Mengapa? Mendengkur merupakan gejala dari sleep apnea syndrome (OSAS).

Anak Anda dengan OSA mendengkur saat tidur dan mengalami jeda napas pendek yang lebih sering terjadi saat anak tidur. Ini akan menyebabkan bayi Anda berulang kali bangun (seolah-olah terkejut) dari tidur.

OSA membuat bayi Anda hipoksia saat tidur dan akan mengganggu tidurnya. Akibatnya, anak Anda akan merasa mengantuk di pagi hari dan tidak dapat berkonsentrasi dengan baik di sekolah sehingga dapat menurunkan tingkat pendidikannya.

Amandel yang membesar mungkin menjadi salah satu penyebab mendengkur

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, mendengkur disebabkan oleh penyumbatan di saluran udara bagian atas saat si kecil sedang tidur. Nah, banyak hal yang bisa menyebabkan penyumbatan ini.

Beberapa penyebabnya antara lain obesitas, pembesaran kelenjar getah bening, alergi, asma, refluks asam, kelainan pada struktur rahang, gangguan saraf, dan amandel yang membesar. Tonsilitis disebabkan oleh tonsilitis yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.

Pada peradangan akut, tonsilitis hanya tumbuh selama beberapa hari selama proses inflamasi dan hilang dengan sendirinya setelah peradangan hilang.

Namun, tonsilitis dan tonsilitis berulang dapat secara bertahap meningkatkan ukuran tonsil dan menetap. Inilah yang membuat anak Anda terus mendengkur.

Apa yang harus dilakukan jika anak Anda mendengkur karena amandel yang membesar?

Bagaimana jika balita Anda sering mendengkur dan menunjukkan gejala OSA seperti yang dijelaskan di atas? Sebaiknya bawa ke dokter anak atau ahli THT untuk berkonsultasi dan mengetahui penyebabnya.

Jika penyebab amandel membesar karena infeksi berulang atau peradangan disertai gejala OSA yang parah, operasi pengangkatan amandel kecil mungkin diperlukan. Hal ini dilakukan untuk melancarkan sumbatan saluran napas agar bayi tidak mendengkur lagi.

Namun, perlu diingat bahwa tonsilektomi biasanya tidak dilakukan jika anak Anda mengalami tonsilitis akut. Jika anak mengalami tonsilektomi akut, perlu untuk mengobati peradangan terlebih dahulu, lalu mengangkat amandel.

Setelah membaca penjelasan di atas, Anda tidak bisa lagi meremehkan jika si kecil selalu mendengkur setiap malam. Karena bisa disebabkan peradangan dan amandel yang membesar. Segera temui dokter anak atau ahli THT agar anak Anda dapat segera menerima penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *